KAWASAN INDUSTRI BEBAS ALKOHOL DAN NARKOBA

Manager HRD PT. Profab Indonesia, Hendrico Panggabean menyampaikan apresiasi atas kunjungan asistensi BNNP Kepri (1905).JPG
Manager HRD PT. Profab Indonesia, Hendrico Panggabean menyampaikan apresiasi atas kunjungan asistensi BNNP Kepri

Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyrakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) menggelar Asistensi dalam rangka pembangunan berwawasan anti narkoba bagi institusi swasta di Kota Batam yang dilaksanakan di PT. NOV Profab, Batu Ampar, Kamis siang, (19/05).

“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang telah digelar sebelumnya di PT. McDermott.” Tutur Benny dalam sambutannya dihadapan para undangan.

Dalam acara tersebut, Kepala BNNP Kepri, Kombespol Benny Setiawan memaparkan materinya dihadapan 30 orang perwakilan perusahaan disekitar Batu Ampar. Disebutkan berdasarkan fakta tahun 2015, lebih dari 60% narapidana yang dipenjara adalah karena kasus narkotika. “ Narkotika adalah raja kejahatan di Indonesia “ Ungkap Benny.

Banyaknya jumlah pelaku kejahatan narkotika dan sulitnya memulihkan para pecandu mendorong pemerintah melakukan pencegahan melalui cara yang berbeda yaitu dengan menekan jumlah penyalahguna baru yang berada dalam kategori coba pakai yaitu para penyalahguna yang memakai narkoba karena dorongan teman atau sekedar iseng.

Pencegahan tersebut dapat digalakkan di lingkungan yang lebih kecil seperti lingkungan kerja dalam lingkup suatu perusahaan. Benny berharap seluruh perusahaan dengan massive melakukan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu Kabid P2M BNNP Kepri, Ahmad Yani menuturkan bahwa tindakan pencegahan penyalahgunaan narkotika dalam suatu perusahaan dapat berjalan baik bila diorganisir dan direncanakan dengan baik.

“Kami perkenalkan konsep “Plan Of Action (POA) dan diharapkan masing masing perusahaan dapat memahami sehingga mampu menyusun POA dalam hal P4GN ” Tutur Yani.

Menanggapi pertemuan tersebut, Manager HRD PT. Nov Profab Indonesia, Hendrico Panggabean menyatakan bahwa pihaknya telah menjalankan kebijakan safety induction dimana salah satunya adalah larangan merokok, mengkonsumsi alkohol dan narkoba. “ selain itu kami juga merencanakan untuk mengadakan random test urine dengan menggunakan budget dari peusahaan” Ungkapnya

Senada dengan Hendrico, seluruh perusahaan di kawasan Batu Ampar juga telah menerapkan kebijakan yang sama. “ Dengan adanya POA ini arah gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika akan lebih terukur dan terencana” Pungkasnya.

Humas
 
Badan Narkotika Nasional
Provinsi Kepulauan Riau
Jl. Hang Jebat KM 3, Nongsa – Batam
Telp. 0778-761222, 761677,761607
Fax. 0778-761680
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s