PETA KAWASAN RAWAN DI BATU AMPAR

 

Camat Batu Ampar, Leo Putra memberikan sambutan pada acara raker pemetaan kawasan rawan di Kecamatan Batu Ampar
Camat Batu Ampar, Leo Putra memberikan sambutan pada acara raker pemetaan kawasan rawan di Kecamatan Batu Ampar

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) mengundang para lurah dan tokoh masyarakat di wilayah kecamatan Batu Ampar dalam rangka rapat kerja pemetaan kawasan rawan di wilayah tersebut.

Acara yang digelar kamis pagi (26/5) di Kantor Kecamatan Batu Ampar tersebut dihadiri 40 orang perwakilan dari 4 kelurahan, antara lain para Lurah, Babinsa, dinas sosial serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Batu Ampar, Leo Putra menyambut baik hal tersebut dan mengajak para undangan untuk dapat berinteraksi secara langsung menyampaikan uneg uneg dan saran kepada BNNP Kepri dalam rangka meningkatkan pembinaan terhadap 90.400 warga di Kecamatan Batu Ampar.

Leo menyebutkan pembinaan tersebut harus sessuai dengan karakter wilayah kecamatan Batu Ampar, yaitu kawasan pemukiman dan areal bisnis yang rentan terhadap ancaman narkoba.

Sementara itu Kepala BNNP Kepri, Kombespol Benny Setiawan dalam materinya memaparkan perlunya pemberdayaan alternatif. “Ubah mindset pelaku kejahatan narkotika dalam mencari mata pencaharian kepada pekerjaan yang legal “ Ungkap Benny.

Pemberdayaan alternatif ini harus disesuaikan dengan karateristik wilayah Kepri yaitu wilayah industri dan pariwisata. “ Misalnya berikan pelatihan yang berhubungan dengan industry shipyard.” tutur Benny.

Pelatihan yang diberikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan rasa percaya diri mantan pecandu sehingga dapat menjauhkan diri dari narkoba.

Dalam rapat tersebut, BNNP Kepri melalui Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyrakat (P2M) mendiskusikan kawasan yang dianggap zona merah oleh para Lurah dan tokoh masyrakat setempat “ Mereka dianggap lebih memahami kawasan ini, karena itulah kami ajak diskusi “ ungkap Addlinsyah, kasi pemberdayaan masyarakat BNNP Kepri.

Menurut para Lurah, kawasan sekitar Jodoh dan Tanjung Sengkuang dinilai sebagai  kawasan yang paling rawan, sementara dua kelurahan lainnya belum terindikasi peredaran narkoba, namun marak masalah alkohol.

Dalam kesempatan itu para Lurah juga meminta keseriusan pemerintah dalam menangani narkoba “ Jangan hanya acara seremonial saja” Pinta salah seorang Lurah.

From Humas
Badan Narkotika Nasional
Provinsi Kepulauan Riau
Jl. Hang Jebat KM 3, Nongsa – Batam
Telp. 0778-761222, 761677,761607
Fax. 0778-761680
By Irwanta Indonesia
Instagram : enaktinggaldibatam
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s